Tampilkan postingan dengan label tanaman unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanaman unik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Februari 2017

"WOW" Tips Mudahnya Tanam Buah Nangka Di pot, Cepat Berbuah

"WOW" Tips Mudahnya Tanam Buah Nangka Di pot, Cepat Berbuah

Cara Menanam Nangka Mini dalam Pot atau Tabulampot Nangka Mini. Nangka mini merupakan varietas baru jenis nangka. Tanaman yang hanya memiliki tinggi 3—5 meter ini sepertinya cocok dijadikan tanaman buah dalam pot. Apalagi sifatnya yang cepat berbuah, membuat nangka mini kian dicari.

A. Sipat-sipat Pohon Nangka Mini

Buah nangka mini dapat dinikmati setelah 4 bulan berbunga atau 1,5 tahun sejak penanaman dilakukan. Bentuk buahnya sama saja seperti buah nangka pada umumya, hanya saja nangka mini lebih kecil. Bobot buah rata-rata hanya 5—7,5 kg, tetapi dapat mencapai 15 kg pada varietas tertentu.

B. Syarat Tumbuh Pohon Nangka Mini



1. Membutuhkan ketinggian tempat 700 m dpl dengan tanah gembur agak berpasir.
2. Curah hujan sekitar 2.500—3.000 mm per tahun.
3. Suhu udara minimum 16—21° C dan maksimum 31—31,5° C.

C. Memilih Bibit Nangka Mini


Bibit nangka mini bisa diperoleh dari hasil perbanyakan biji dan sambung susu. Namun, dilihat dari produksi buah, bibit hasil perbanyakan dengan cara sambung susu lebih cepat dibandingkan bibit dari perbanyakan biji. Sebagai perbandingan, bibit dari perbanyakan sambung susu dapat berbuah ketika berumur 2—3 tahun. Sementara itu, bibit hasil biji produksi kontinunya bisa diperoleh ketika bibit sudah berumur di atas 5 tahun.

D. Media Tanam Tabulampot Nangka Mini

Media tanam yang digunakan harus porous. Umumnya, campuran media tanam yang digunaan hobiis tabulampot untuk nangka mini adalah tanah subur, pupuk kandang, sekam mentah dengan perbandingan 1 : 2 : 1.

E. Perawatan Harian Tabulampot Nangka Mini

a. Penyiraman

Untuk bibit, penyiraman dilakukan secara teratur satu kali sehari, yakni setiap pagi hari. Namun, jika musim hujan, penyiraman cukup dilakukan empat atau tiga kali sehari.

b. Pemupukan

  1. NPK (15-15-15) dengan dosis 25 gram per tanaman dan KNO3 sebanyak 5 gram per tanaman. Pupuk tersebut diberikan setiap sebulan sekali. Namun, setelah tanaman mulai berbuah, pupuk cukup diberikan 6 bulan sekali.
  2. Pupuk kandang atau kompos sebanyak 5 kg, diberikan 1—2 kali setahun.
  3. Pupuk daun berupa Gandasil D atau Bayfolan setiap dua minggu sampai tanaman berumur 17 bulan.

c. Pemangkasan

Baca Juga : "WOW" Cara Mudah Membuat Sendiri Nutrisi Tanaman Perangsang Buah Atau Perangsang Pembungaan

Biasanya, pada batang tanaman sering tumbuh tunas-tunas baru. Sebaiknya, tunas-tunas hanya dipilih yang sehat dan kekar, sisanya harus dibuang. Tunas yang tidak produktif jika didiamkan justru dapat mengganggu perkembangan batang pokok. Pemangkasan cabang dimaksudkan untuk mengatur pembuahan, karena bunga betina muncul pada batang utama atau cabang primer. Selain cabang, pemangkasan ranting yang lemah dan rapat sangat dianjurkan. Tujuannya agar sinar matahari tidak terhalangi, sehingga merangsang pembungaan.

F. Merangsang Pembungaan Nangka Mini


    Hentikan penyiraman hingga media kering, sekitar 7 hari. Siram kembali media sembari diberikan 3 sendok makan NPK 16 : 16 : 16. Setelah itu, media dibiarkan mengering kembali. Lakukan perlakuan ini hingga 2—3 kali sampai bunga muncul.
    1. Setelah bunga muncul, lakukan penyiraman setiap hari. Kekurangan air dapat menyebabkan bunga rontok.
    2. Letakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
    3. Cara lain yang bisa dilakukan adalah melukai, mengebor, atau mengikat batang. Tujuannya untuk menghambat hasil asimilasi daun agar tidak menyebar ke seluruh bagian tanaman, tetapi hanya difokuskan untuk merangsang pembungaan.
    4. Baca Juga : "WOW" Tips Mudahnya Tanam Buah Nangka Di pot, Cepat Berbuah

    G. Penjarangan dan Pembungkusan Buah Nangka Mini


    Satu dahan sebaiknya hanya ditumbuhi satu buah nangka. Dengan begitu, buah akan mekar sempurna. Selain itu, buah yang telah dipilih juga langsung dibungkus dengan kertas semen yang sudah dicelupkan ke dalam larutan insektisida atau anyaman daun kelapa. Tindakan ini dapat menghalangi serangan hama, seperti semut, tikus, dan kelelawar.


    Kamis, 23 Februari 2017

    Wajib Baca Cara mudah perawatan jeruk siam di pot

    Wajib Baca Cara mudah perawatan jeruk siam di pot

    Jeruk merupakan salah satu jenis tanaman buah tahunan yang secara normal umum diBudiadayakan dilahan/kebun yang luas. Akan tetapi bagi sebagian orang yang punya lahan terbatas, memBudidayakan tanaman jeruk ini bisa direalisasikan dengan tabulampot.

    Salah satu jenis jeruk yang bisa dikembangkan dalam tabulampot adalah jeruk siam. Tanaman jeruk siam dalam pot lebih asyik dan nikmat dipandang dibandingkan dengan tanaman hias berupa bunga dan non-bunga. Kenikmatan ganda pun bisa diperoleh dari tabulampot jeruk ini. Selain Anda bisa memandangi ranumnya buah jeruk, Anda juga bisa mengonsumsi langsung buah jeruk yang menguning bergantungan pada dahan.

    Tigor, salah satu penjual tabulampot jeruk siam di pameran Flona 2015 mengatakan, kemajuan teknologi pertanian salah satunya menciptakan perawatan tanaman buah dalam pot. Kalau tidak punya pekarangan, jeruk bisa ditanam dalam pot, gampang perawatan dan cepat berbuah. Untuk memulai tabulampot jeruk siam ini, pertama Anda hanya perlu menyiapkan bibit jeruk siam yang banyak dijual dengan harga yang variatif. 

    "Jeruk siam sangat mudah ditanam pada daerah yang sempit dan terbatas seperti di daerah perkotaan, karena dapat dipelihara sebagai tabulampot," ungkap Tigor, salah satu penjual jeruk siam saat ditemui JITUNEWS.COM di pameran Flona 2015, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

    Keunggulan jeruk siam tabulampot, selain ringkas juga karena memiliki profil tanaman yang pendek. Dengan perawatan yang baik, tanaman akan berbuah dan berbunga sepanjang tahun serta tidak tergantung musim. 

    "Perawatan jeruk ini mudah, selain itu jeruk ini pun tahan terhadap terpaan cuaca. Untuk perawatannya, berikan pupuk kandang terlebih dahulu agar cepat berbuah. Setelah itu siram tanaman sebanyak satu hari sekali yang dilakukan rutin setiap hari," papar Tigor.

    Lebih lanjut Tigor menuturkan, tanaman jeruk siam sebaiknya ditanam di tempat  yang terkena pantulan sinar matahari secara langsung, karena itu akan sangat bagus bagi pertumbuhan tanaman. Semakin banyak terkena panas matahari, tanaman akan semakin bagus.

    sumber:jitunew.com

    Senin, 13 Februari 2017

    WOW di 2017 Buah dan Sayuran Ungu Bakal Jadi Tren Makanan Sehat

    WOW di 2017 Buah dan Sayuran Ungu Bakal Jadi Tren Makanan Sehat
    mangga irwin
    Makanan maupun minuman berwarna hijau, seperti matcha dan teh hijau sangat populer tahun 2016. Bukan hanya minuman, tapi juga cake dan smoothie berwarna hijau banyak dicari. Tahun 2017 nanti tren makanan sehat nampaknya akan berganti warna, yaitu menjadi ungu.
    Hal ini merupakan prediksi para ahli dari Whole Foods yang telah meneliti perilaku konsumen secara global. Warna ungu yang dimaksud tentunya warna alami dari buah-buahan dan sayuran.
    Penasihat Nutrisi di Cardiff Sports Nutrition, Matthew Plowman mengatakan, buah dan sayuran berwarna ungu mengandung tinggi antioksidan. Banyak manfaat sehat yang didapat dengan mengonsumsi buah dan sayuran ungu.
    "Buah atau sayuran berwarna ungu dikenal untuk melawan penyakit, membuat Anda tampak lebih muda, mengurangi peradangan, dan baik untuk kesehatan jantung," kata Plowman.
    Antosianin, antioksidan yang terkandung dalam buah maupun sayur berwarna ungu, dapat melindungi pembuluh darah dan menjaga kesehatan kulit. Kandungan antosianin itulah yang memberi warna ungu pada buat atau sayuran tersebut.
    Antioksidan juga dikenal berfungsi untuk menangkal radikal bebas sehingga mencegah pertumbuhan sel abnormal di tubuh seperti kanker.
    Sebuah penelitian juga menunjukkan, konsumsi buah dan sayuran berwarna ungu secara teratur dapat menurunkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan Kolesterol.
    Adapun sayuran maupun buah berwarna ungu antara lain, terong, ubu jalar ungu, kentang ungu, berry ungu, kubis ungu, bawang merah, buah naga, beras hitam, plum, dan asparagus ungu.

    Tahun depan, mungkin saja sajian makanan maupun minuman akan lebih banyak dibuat menjadi warna ungu dengan menggunakan bahan-bahan alami yang menyehatkan itu.
    sumber;kompas.com

    INI DIA TIPS SEDERHANA TANAMAN BUAH RENDAH SUDAH BERBUAH LEBAT. Tidak Perlu Repot Repot

    INI DIA TIPS SEDERHANA TANAMAN BUAH RENDAH SUDAH BERBUAH LEBAT. Tidak Perlu Repot Repot

    Bagaimana agar pohon buah pendek tapi banyak buahnya?
    Tanaman buah mangga, srikaya ,kelengkeng, Durian. yang pendek pohonnya tapi banyak buahnya memang menggiurkan hehe..Nah bagaimana triksnya agar tanaman buah pendek, tapi banyak buahnya?

    Berikut tipsnya :

    Baca Juga: INI DIA TIPS SEDERHANA MENANAM ANGGUR DALAM POT BERBUAH LEBAT

    1. Pilih Bibit Nang Unggul dari Cangkok atau Okulasi
    Bibit tanaman buah dari biji relatif sangat besar dan lama berbuah.
    Untuk bibit durian pilih jenis durian montong , atau durian bawor. kedua jenis durian tersebut biasanya rendah sudah berbuah.

    2. Cukupi nutrisi
    Beri pupuk secukupnya, hati-hati pupuk kimia berlebih bisa mematikan tanaman kita.

    3. Cukup Air
    Agar pertumbuhan dan perkembangan bunga buah baik, tanaman juga butuh air yang cukup. Pertimbangkan tutup kertas koran jika udara sangat kering dan air sulit. Caranya disini.

    4. Cukup Sinar Matahari
    Letakan di tempat yang sinar mataharinya cukup agar cukup energi hasil fotosintesis untuk berbunga dan berbuah.

    Baca Juga : "WOW" Cara Mudah Membuat Sendiri Nutrisi Tanaman Perangsang Buah Atau Perangsang Pembungaan

    5. Pangkas Pohon
    Pohon yang tidak dipangkas akan menjadi tinggi dan juga relatif sedikit buahnya. Berikut detail cara memangkasnya

    Jangan Lupa di Share ya.. biar banyak yang tahu.

    Minggu, 12 Februari 2017

    Mudahnya tanam cabai di POT

    Mudahnya tanam cabai di POT

    Beberapa minggu terakhir, cabai tengah jadi polemik. Apalagi kalau bukan karena harganya yang mencapai Rp 100.000/kg, bahkan di beberapa tempat sudah menembus Rp 120.000/kg. Harga cabai sama dengan harga daging sapi.

    Baik Menteri Pertanian maupun Menteri Perdagangan, meminta masyarakat bisa menanam cabai sendiri di rumah, sebagai solusi kebuntuan lonjakan harga cabai yang dipicu tingginya curah hujan tersebut. Mudahkah menanam cabai di rumah?

    Dikutip detikFinance, Senin (9/1/2017), dari buku 'Cabai Panen Setiap Hari' karya Guru Besar Pemuliaan Tanaman Institut Pertanian Bogor (IPB), Muhammad Syukur, dijelaskan cara menanam cabai di rumah menggunakan media tanam seperti pot. Tanam cabai terbilang susah-susah gampang. Tanaman cabai bisa tumbuh dengan mudah, melempar bijinya di sembarang tempat saja bisa tumbuh. Namun untuk mendapat hasil optimal, prosedur 'budidaya cabai' tetap perlu diperhatikan.

    Wadah atau pot untuk tanam cabai bisa berupa polibag, pot plastik, kaleng bekas, drum, atau ember. Yang terpenting, wadah tersebut harus dilubangi bagian dasarnya dan dapat bertahan 5-6 bulan. Lubang berguna agar drainase air tidak menggenang di dalam wadah.

    Gunakan pot berdiameter minimal 20 cm, dengan bagian dasar pot telah berlubang sebanyak 4-8 lubang, yang diameternya lebih kurang 1 cm. Buatlah media tanam campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:2:1. Media tanam dapat berupa campuran lain, yakni tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:2:1. Aduk campuran bahan tersebut dengan rata.

    Pupuk kandang bisa diperoleh dari kotoran sapi, ayam, atau kambing. Pastikan sebelumnya pupuk kandangnya telah terdekomposisi. Cirinya yakni teksturnya remah, kering, tidak berbau, dan tidak panas.

    Masukan pecahan genting atau bata merah di bagian dasar pot sebagai pengendali drainase. Masukan media tanam yang disiapkan ke dalam pot hingga lebih kurang 5 cm dari bibir pot. Kemudian tempatkan pot berisi media tanam di tempat terbuka yang mendapat cahaya matahari beberapa hari sebelum penanaman.

    Namun sebelum sampai pada penanaman, tentu benih cabai yang berupa biji tersebut harus disemai terlebih dahulu. Rendam benih ke dalam air, lebih baik menggunakan larutan fungisida untuk membersihkan jamur, buang benih yang terapung atau melayang, lantaran hanya benih yang tenggelam di dalam air yang bisa dipakai. Selanjutnya, bungkus benih dalam kertas atau kain lembab selama 24-36 jam sebelum disemai.

    Penyemaian benih bisa dilakukan di polibag atau tray semai sedalam 1-15 cm dengan ukuran idealnya 8 x 10 cm. Media semai umumnya berupa campuran tanah halus dan pupuk kandang yang sudah terdekomposisi dengan baik dengan perbandingan 1:1.

    Setelah media tanam penyemaian selesai, buat lubang dengan kayu dan letakan benih di dalam lubang. Taburkan tanah halus di permukaan polibag atau tray untuk menutupi benih. Baru kemudian tray atau polibag ditutup dengan karung goni basah atau mulsa plastik hitam perak selama 3 hari.

    Benih akan berkecambah 7 hari setelah disemaikan. Lakukan pemeliharaan hingga kecambah berumur 5-6 minggu atau telah berdaun 6-8 helai. Pemeliharaan dilakukan dengan penyiraman 1-2 kali per hari, gunakan gembor saat penyiraman agar tanah tidak memadat. Bisa pula ditambahkan pupuk NPK seminggu sekali dengan konsentrasi 3 gram/liter.

    Bibit dalam persemaian tersebut baru bisa dipindah jika sudah berumur 5-6 minggu atau berdaun 6-8 daun. Biarkan bibit semai terpapar matahari 5 hari sebelum ditanam agar bisa beradaptasi dengan sinar matahari langsung.

    Setelah semua siap, baru bibit cabai dipindahkan di pot yang telah disiapkan. Lakukan penanaman di pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore hari setelah pukul 15.30 untuk menghindari tanaman stres. Jangan lupa pasca ditanam, siram dengan air. Jika menginginkan hasil lebih optimal, siram dengan laruran fungisida yang dapat dibeli di toko pertanian dengan konsentrasi 1 gram per liter, dan pupuk daun Gandasil 2 gram/liter.
    sumber: detikfinance

    sekarang kebun kurma ada di indonesia lho


    Penanaman atau budidaya kurma umumnya cuaca musim panas yang panjang. Namun ternyata Indonesia berhasil menanam kurma, bahkan lokasi tersebut dijadikan tempat wisata.

    Ya, kurma berhasil ditanam di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Dusun Karanglo, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo dan kini menjadi Duta Wisata Kurma. Di lahan seluas 3,7 hektar itu, ratusan pohon kurma sudah ditaman dan sedang berbuah.
    Roeslan membuktikan, pohon kurma yang identik hanya tumbuh di gurun pasir ini bisa tumbuh dan berbuah di Indonesia. Hal itu didukung dengan perawatan yang maksimal, mulai dari petumbuhan hingga perkembangan buah kurma.
    Selain kurma, ada sejumlah buah khas Timur Tengah lainnya, yaitu buah zaitun, buah tin, anggur, dan delima. Bukan hanya itu saja, di tempat wisata itu Anda dapat melihat beragam koleksi unggas, mulai dari merak biru, merak putih, dan puluhan jenis burung lainnya.
    "Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati olahan makanan dan minuman dari buah kurma, serta membeli batik motif kurma yang hanya terdapat di Kecamatan Sukorejo dan Duta Wisata Kurma," tambah Roeslan.

    Awal Mula Duta Wisata Kurma
    Roeslan awalnya hanya seorang kernet truk yang berhasil merealisasikan ide pembangunan wisata kurma. Lahan itu, katanya, tak diminati oleh para pengembang. Hingga akhirnya, dia berusha menyulap lahannya menjadi kawasan wisata.
    Roeslan berencana menanam sekitar 400 pohon dan masih menunggu sisa bibitnya dari pesantren yang sudah kontrak kerja dengannya. Dia bahkan mengaku membeli bibit kurma dari Indonesia.
    Nah, bila Anda ingin berkunjung ke tempat wisata ini, cukup merogoh kocek Rp5ribu. Anda juga dapat berswafoto di pesawat Boeing 737.


    SUMBER: Pasuruankab.go.id